Upacara hari pendidikan Nasional oleh Guru

Memberi tauladan sebagai wujud Pendidikan karakter.

Rapat Koordinasi dilaksanakan setiap hari senin

Memberi arahan agar melaksanakan Tugas dengan baik.

Kegiatan Upacara Bendera

Melatih Disiplin dan menanamkan rasa nasionalisme.

Pelepasan Kelas 9

Acara pelepasan dihadiri orang tua dan siswa siswa MTs YASPIKA.

Hidangan Berbuka Puasa

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa tahun 2014.

Info Penting: Ujian Semester (US) Dilaksanakan Mulai Hari Senin Tgl 8 Desember 2014

Jumat, 15 Agustus 2014

INFO PENERIMAAN CPNS 2014




1.Jadwal Seleksi CPNS 2014 (sumber:www.menpan.go.id)


 


 



2.Tata Cara Pendaftaran (sumber:www.menpan.go.id)


   

DIAGRAM ALUR PENDAFTARAN





panselnas

                INFO RESMI FORMASI CPNS 2014 KLIK http://formasi2.menpan.go.id/  



                  

                           ATAU KE  reghttp://panselnas.menpan.go.id

                         

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) minta para pejabat pembina kepegawaian (PPK) baik pusat maupun daerah untuk segera menyampaikan rincian usulan tambahan formasi aparatur sipil negara (ASN) khususnya CPNS kepada Menteri PANRB dengan tembusan kepada Kepala BKN paling lambat tanggal 24 Juli 2014.


Deputi Sumberdaya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, rincian usulan tersebut diperlukan agar  penetapan dan persetujuan rincian formasi CPNS oleh Menteri PANRB kepada instansi dapat dilaksanakan sesuai jadwal,  yakni minggu kedua Agustus 2014.
Diharapkan jadwal itu bisa ditepati, sehingga instansi yang membuka formasi CPNS, dapat mengumumkan lowongan formasi antara tanggal 11 sampai 24 Agustus 2014. “Tahapan berikutnya adalah pendaftaran secara online,  melalui portal nasional   http://panselnas.menpan.go.id pada tanggal 25-29 Agustus 2014,” ujarnya di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut diungkapkan, sesuai jadwal sementara, pelaksanaan seleksi CPNS baik tes kemampuan dasar (TKD) maupun tes kemampuan bidang (TKB) bagi instansi yang menyelenggarakan, akan dimulai tanggal 1 September 2014 sampai dengan selesai. Semua instansi yang menyelenggarakan seleksi CPNS tahun ini menggunakan sistem computer assisted test atau CAT. Lamanya pelaksanaannya tergantung jumlah pelamar dan kapasitas instalasi CAT yang ada.
Bagi instansi yang telah selesai mengadakan tes, lanjut Setiawan, dapat langsung menyerahkan hasil TKD kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Selanjutnya, Panselnas akan menyampaikan hasil TKD dan hasil integrasi TKB kepada instansi, satu minggu setelah instansi menyampaikan hasil TKD dan TKB ke Panselnas. “Dua hari setelah menerima hasil TKD dan hasil integrasi TKD dan TKB dari Panselnas, instansi segera membuat Surat Keterangan Kelulusan yang ditandatangani Pejabat Pembina Kepegawaian, dan hasilnya disampaikan kembali kepada Panselnas dan BKN,” imbuhnya.
Setelah itu, instansi wajib mengumumkan secara terbuka peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS tahun 2014 melalui media online atau media cetak. “Jadwal ini masih bersifat sementara, dan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan,” ujar Setiawan. (sumber : www.menpan.go.id)
 3.Formasi CPNS

   

P E R H A T I A N !!

Wajib membaca "Halaman Muka" dan "Alur Pendaftaran" sebelum membaca halaman ini.

Formasi Nasional CPNS 2014 terdiri dari formasi K/L (Kementerian dan Lembaga) dan formasi di Instansi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. 
AFormasi Pusat terdiri atas 68 (enam puluh delapan) Kementerian/Lembaga. 
NoKementerian / LembagaJumlah 
Formasi
1Kementerian Koordinator - 3 (tiga) kementerian       87
2Kementerian - 27 (dua puluh tujuh) kementerian. 18,253 
3Lembaga Pemerintah Non Kementerian - 28 (dua puluh delapan)    4,783 
lembaga
4Lembaga Negara - 2 (dua) lembaga & Sekretariat Lembaga Negara -    1,805 
terdiri atas 8 (delapan) lembaga
TOTAL 24,928

B. Formasi Daerah terdiri atas 400 (empat ratus) instansi, yaitu 28 (dua puluh delapan) Pemerintah Provinsi dan 455 (empat ratus lima puluh lima) Pemerintah Kabupaten/Kota.
NoWILAYAHJumlah 
Formasi
1Pulau Sumatera dan sekitarnya - 10 (sepuluh) provinsi  11,347
2Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara - 9 (sembilan) provinsi      8,376  
3Pulau Kalimantan - 5 (lima) provinsi    6,644
4Pulau Sulawesi - 6 (enam) provinsi    4,920
5Kep. Maluku dan Papua - 4 (empat) provinsi     7,537 
TOTAL 38,824

4.Tes CPNS (sumber:www.menpan.go.id)

Seleksi CATPDFPrintE-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 12 August 2014 06:53
Dalam rangka mendukung pelaksanaan manajemen ASN  dan mewujudkan Pegawai ASN yang profesional, jujur dan adil dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam Undang- Undang, No. 5 Th. 2014 tenntang ASN, maka diperlukan sistem rekrutmen berbasis merit tujuannya untuk memenuhi kebutuhan kualitas Pegawai ASN guna melaksanakan pelayanan publik yang profesional.
Computer Asissted Test  (CAT) adalah salah satu metode seleksi atau sistem rekrutmen dengan menggunakan software dan alat bantu komputer untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar maupun standar kompetensi kepegawaian bagi pelamar Pegawai ASN. Jika biasanya setiap pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil akan berhadapan dengan lembar jawaban komputer, maka dengan sistem CAT ini tes Pegawai ASN akan berhadapan dengan komputer dan melakukan tes secara online.

CAT tidak hanya berhenti pada infrastrukturnya saja, namun yang lebih penting adalah materi tes yang akan diujikan untuk menyaring peserta guna mendapatkan Pegawai ASN yang berkualitas. Tahapan dalam persiapan materi tes ini meliputi penentuan skema soal, re-validasi soal dan enkripsi soal. Soal-soal yang digunakan sebagai materi TKD untuk seleksi Pegawai ASN ini merupakan soal-soal yang telah melewati beberapa tahapan diantaranya validasi internal dan validasi eksternal. Validasi internal dilakukan dengan cara cek silang antar Pengelola Bank Soal dengan pakar-pakar yang terkait, sedangkan validasi eksternal dilakukan dengan cara mengujikan soal-soal tersebut pada mahasiswa tingkat akhir di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

Jenis kriteria soal yang ditampilkan dalam tes seleksi Pegawai ASN dengan CAT diantaranya tentang Undang-undang Dasar 1945, wawasan kebangsaan, Pancasila, kepribadian, kompetensi dasar, pengetahuan dasar, disiplin pegawai, reformasi birokrasi dan kompetensi teknis dll. Adapun jumlah soal tes sebanyak 100 soal, dan dikerjakan dalam waktu 90 menit.

Adapun Maksud dan Tujuan penggunaan sistem CAT ini adalah untuk mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian, menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional,  menetapkan standar nilai serta meningkatkan transparansi,  obyektivitas,  akuntabilitas dan efisiensi.  Keunggulan dan manfaat penggunaan CAT diantaranya adalah peserta tes dapat mengetahui secar alangsung nilai hasil tes yang diperoleh, penilaian dilakukan secara obyektif dan transparan. (dirangkum dari berbagai sumber)

Seleksi CPNS 2014 Siapkan Formasi KhususPDFPrintE-mail
Written by Administrator   
Friday, 11 July 2014 01:36
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyiapkan formasi khusus menjelang perekrutan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2014. Kebijakan itu disusun bersama instansi yang berkaitan dengan formasi, agar memperoleh calon-calon pegawai aparatur yang benar-benar berkompeten.
Formasi-formasi yang diagendakan ini akan segera dituangkan dalam Peraturan Menteri PANRB. “Kebijakan formasi ini kita buat khusus untuk orang-orang istimewa, yang berasal dari tempat yang istimewa, sehingga tesnya pun harus istimewa,” ujar Deputi Bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja saat memimpin rapat persiapan penyusunan formasi khusus pegawai ASN tahun 2014 di Jakarta, Senin (07/07).

Seperti halnya tahun lalu, Pemerintah menyediakan formasi khusus untuk putra-putri terbaik dari Pegawai Tinggi Negeri, juga untuk atlet berprestasi dan pelatih bersertifikat. Formasi juga diberikan untuk putra-putri daerah peraih beasiswa yang mendapat program pendidikan gratis. “Apabila dianggap perlu, formasi dapat ditambah dengan mengirimkan undangan, dan tesnya lebih kepada wawasan kebangsaan dan attitude,” katanya.

Dikatakan, program untuk daerah penanganan khusus seperti Papua, juga dapat diterapkan ke daerah penanganan khusus lainnya. Sedangkan program untuk formasi disabilitas masih tetap dilanjutkan untuk mengisi formasi seperti pranata komputer, petugas call centre, pranata humas, penyuluh sosial, dan pekerja sosial. “Disabel tidak menutup kemungkinan untuk melamar di formasi umum juga,” imbuhnya.

Rapat yang dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) , Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan dari Kementerian Sosial,  dan forum rektor Indonesia, juga memperhatikan formasi khusus untuk calon sarjana yang akan mengajar di tempat terdepan, terluar, dan tertinggal (SM3T). “Untuk formasi-formasi yang diagendakan tersebut akan segera dituangkan dalam Peraturan Menteri PANRB,” tambahnya. (sumber:www.menpan.go.id)

Rabu, 16 Juli 2014

Masa Orientasi Siswa Kelas 7 Th.Pelajaran 2014-2015


                                   Masa Orientasi Siswa Th.Pelajaran 2014-2015.
Sebanyak 240 siswa yang diterima menjadi peserta didik MTs YASPIKA th 2014 mengadakan MOS Masa orientasi siswa.Peseta didik baru di kenalkan dengan lingkungan,Program,suasana belajar di MTs YASPIKA.Mesti dilaksananakan pada bulan rhamadhan  kegiatan MOS dinilai sukses dilaksanakan.

Selasa, 15 Juli 2014

Pelepasan Siswa Kelas 9 th.2014


                      Pelepasan sis wa kls 9 th.ajaran 2013-2014.Sebanyak 200 siswa lebih  dilepas Kepala Sekolah MTs YASPIKA Drs.Ending Hasanudin.SPd.MPd.I di Halaman Sekolah dilaksanakan dengan hidmat di hadiri seluruh Orang Tua siswa kelas 9 dan Tamu undangan serta segenap karyawan serta siswa MTs YASPIKA.Acara pelepasan dilakukan dengan prosesi Adat Islami oleh TEAM Adat Sholwatan MTs YASPIKA sendiri yang sudah seringkali melanglangbuana keberbagai acara pernikahan.Sebagai Tanda Pelepasan Siswa Kelas 9 ditandai dengan Pelepasan Burung merpati.Acara di isi pula dengan Paduan suara dan Tampilan kesenian dari seluruh siswa MTs YASPIKA.Selamat Jalan Ananda Semua kelas 9 Semoga Tercapai Seluruh Cita-cita.                                                              

Sabtu, 29 Desember 2012

SEJARAH DESA KARANGTAWANG KUNINGAN

Karangtawang adalah salah satu desa di kecamatan Kuningan, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Terletak di perbatasan antara kecamatan Kuningan dengan kecamatan Garawangi.
Terdiri dari tiga kampung yaitu kampung Jatinunggal, Pasawahan dan Babakan
. Uraian:
 1 Sejarah
2 Pemerintahan
3 Profil Daerah
3.1 Batas Wilayah
3.2 Geografis
3.3 Ekonomi
 3.4 Pertanian
3.5 Perkebunan
 3.6 Demografi
 4 Pendidikan
 4.1 Pendidikan Formal
 4.2 Pendidikan Non Formal
5 Kesenian
 6 Adat Istiadat
7 Olahraga
 8 Tokoh
 9 Radio
 10 Akses Transportasi
                             SEJARAH
         Referensi Sejarah Menurut asal-usul kata (etimologi) nama Karangtawang berasal dari dua kata yaitu karang dan tawang, karang dalam bahasa Sunda berarti halaman depan rumah sedangkan tawang bukan merupakan kata dalam bahasa Sunda, kalau merujuk dari bahasa Jawa tawang berarti langit. Menurut sumber lisan yang berkembang dari mulut ke mulut di masyarakat sejak dulu, bahwa asal nama Karangtawang diambil dari peristiwa meninggalnya seorang pengembara yang berasal dari daerah Tawang (sekarang nama sebuah kecamatan di daerah Tasikmalaya). Pengembara tersebut pada mulanya berniat untuk menimba ilmu ke pondok pesantren Lengkong yang dipimpin oleh seorang ulama kharismatik, Kyai Haji Hasan Maulani. Pada saat itu (sekitar abad XIX atau tahun 1800-an) pesantren Lengkong merupakan salah satu pondok pesantren yang sangat termashur dan disegani di wilayah Jawa Barat. Sampai akhirnya si pengembara yang akan masantren ke Lengkong tersebut berhasil menginjakan kakinya di tapal batas desa Lengkong atau pada waktu itu lebih dikenal dengan Lengkong tonggoh/barat. Namun sayang, sang pengembara dari Tawang tersebut rupanya kelelahan karena menempuh perjalanan jauh dari daerah Tasikmalaya ke Kuningan, hanya dengan berjalan kaki. Akhirnya pengembara tersebut menghembuskan nafasnya yang terakhir di halaman rumah milik salah seorang penduduk desa Lengkong tonggoh. Karena niat dan tujuan baik nan suci dari sang pengembara yang pergi jauh-jauh hanya untuk masantren, penduduk setempat mengabadikan daerah sekitar tempat meninggalnya sang pengembara dari Tawang dengan sebutan nama KARANGTAWANG, yang artinya halaman rumah tempat meninggalnya sang pengembara dari Tawang. Dahulu desa Karangtawang dan desa Lengkong masih merupakan satu kesatuan, tapi karena ada suatu "peristiwa" kemudian dua desa itu dipisah, bagian Barat menjadi desa Karangtawang sedangkan bagian Timur menjadi desa Lengkong. Jalan desa yang membentang menjadi batas kedua desa tersebut yaitu jalan yang menuju Desa Sindangsari atau Ancaran sekarang. Asal mula terpecahnya desa Karangtawang dan desa Lengkong disebabkan adanya peristiwa perselisihan "parebut cai" (berebut air) guna keperluan mengairi areal sawah dan kolam ikan mereka. Sumber air yang diperebutkan berasal dari sungai "Surakatiga" yang membentang dari Selatan ke Utara yang terletak antara Desa Winduhaji dan Desa Lengkong saat itu. Penduduk Lengkong sebelah barat rupanya ketika sedang mengalirkan atau mengairi sawah dan kolam mereka dari "Hawangan Surakatiga" ini, anak cabangnya diantaranya ada "Hawangan Cikole" entah sengaja atau tidak disengaja aliran Hawangan Cikole ini sering "dipendet" atau ditutup. Akibatnya penduduk Lengkong sebelah Timur tidak kebagian air, dan ini akhirnya menimbulkan persengketaan antara penduduk Lengkong Barat (Tonggoh) dan Lengkong Timur (Landeuh). Akibat peristiwa ini Lengkong Barat dan Lengkong Timur akhirnya terpecah menjadi bagian barat menjadi Karangtawang dan bagin timur tetap menggunakan kata Lengkong. Masalah sengketa tadi akhirnya dapat diselesaikan diantaranya dengan sebuah kesepakatan berupa "tukar guling" tanah bengkok desa, yaitu "Hawangan Landeuh" yang mengalir sepanjang Sungai Cisanggarung yang merupakan milik Desa Karangtawang (tadinya Lengkong Barat) diberikan ke Desa Lengkong, dan tanah pekuburan (makam atau astana) yang berada di daerah Lengkong juga merupakan pemakaman milik penduduk Desa Karangtawang. Mengenai kebenaran ceritera ini masih perlu penelusuran lebih lanjut. Perlu sumber dan bahan pembanding lainnya yang kadang memang sulit didapatkan. Karena memang cerita di atas diambil dari sumber lisan yang sifatnya kadang dipengaruhi unsur subyektifitas yang tinggi. Pemerintahan Karangtawang dilihat dari statusnya sebagai sebuah desa maka dipimpin oleh seorang kepala desa atau lebih dikenal dengan sebutan Kuwu. Letak bale desa berada di kampung Pasawahan. Kuwu dipilih secara langsung oleh rakyat selama lima tahun sekali. Kuwu dibantu oleh sekretaris desa (sekdes), kepala dusun atau rurah , para pamong desa (kesra, raksabumi dan lain-lain) serta Hansip. Kuwu beserta pamong desa lainnya bukanlah pegawai negeri sipil (kecuali sekdes), mereka di gaji dengan sawah bengkok yang luasnya tergantung pada tinggi rendahnya jabatan yang diembannya. Anehnya yang menjabat sebagai Kuwu di desa Karangtawang hanya orang-orang yang berasal dari kampung Jatinunggal dan Pasawahan saja, belum pernah ada Kuwu yang berasal dari kampung Babakan.
                 PEMERINTAHAN
Berikut daftar Kuwu desa Karangtawang:
1 Djiwa
2 Somadinata
3 Sumadisastra
4 Sastrawinata
5 Takim Suantaatmaja
6 Satari
7 H. Abdurahman
8 H. Ewo Sudarwa
9 H. U Syukur
10 H. Rahmatullah Al- Kalam
11 Nana Purnadi, S.E
              Di bawah kuwu ada kepala dusun/kampung yang biasa disebut rurah. Rurah juga dipilih secara langsung oleh masyarakat tiap kampung. Untuk desa Karangtawang sendiri memiliki tiga kampung yaitu kampung Jatinunggal, kampung Pasawahan dan kampung Babakan sehingga rurahnya ada tiga orang. Tiap satu kampung juga merepresentasikan satu RW (Rukun Warga), dan dibawah RW ada RT (Rukun Tetangga) yang merupakan struktur pemerintahan paling bawah. Tiap RT dipimpin oleh seorang ketua RT. Berikut adalah struktur lengkap susunan Pemerintahan Desa Karangtawang:
1. Kampung Pasawahan ( RW 1) terdiri dari 10 RT ( RT 1 sampai dengan RT 10)
2.Kampung Babakan ( RW 2) terdiri dari 10 RT ( RT 11 sampai dengan RT 20)
3.Kampung Jatinunggal ( RW 3) terdiri dari 8 RT ( RT 21 sampai dengan RT 28)
                        PROFIL DAERAH
      Batas wilayah desa Karangtawang
 1. Di sebelah utara berbatasan dengan kelurahan Windusengkahan.
 2. Di sebelah selatan berbatasan    dengan kelurahan Citangtu.
 3. Di sebelah barat berbatasan dengan kelurahan Winduhaji.
 4. Di sebelah timur berbatasan dengan desa Lengkong.
                         GEOGRAFIS
          Geografis Karangtawang terletak di kaki gunung Ciremai,diapit oleh dua sungai besar yaitu sungai Sungai Cigede di sebelah selatan dan sungai Surakatiga/Tangkis di sebelah utara. Selain sebagai batas alami dengan desa lain, hal ini juga menyebabkan tanah di Karangtawang subur dan cocok untuk beberapa jenis tanaman. Kontur wilayahnya sedikit berbukit di sebelah selatan meliputi wilayah kampung Babakan sampai ke perbatasan dengan Salahonje dan juga rata sedikit berkontur di daerah Pasawahan dan Jatinunggal. Keadaan iklim desa Karangtawang dipengaruhi oleh iklim tropis dan angin muson, dengan temperatur bulanan berkisar antara 18° C - 32° C serta curah hujan berkisar antara 2.000 mm - 2.500 mm per tahun. Pergantian musim terjadi antara bulan November - Mei adalah musim hujan dan antara bulan Juni - Oktober adalah musim kemarau.
                           EKONOMI
        Ekonomi Karangtawang dikenal dengan industri rumah tangganya yaitu emping melinjo, karena hampir di tiap RT ibu rumah tangga membuat keripik emping melinjo terutama pusatnya di kampung Babakan. Kemasannya telah dibuat semenarik mungkin dan dengan pilihan beraneka ragam rasa agar nilai jualnya bertambah. Emping tangkil atau emping melinjo, oleh Pemkab Kuningan dianggap sebagai komoditi unggulan. Pasalnya telah mengharumkan nama Kuningan dalam sektor ekonomi karena penjualan emping tangkil tidak hanya di pasar lokal namun merambah juga ke pasar luar daerah seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Ada pula yang diekspor ke Malaysia serta Singapura. Penjualannya pun tidak hanya di pasar tradisional, tetapi sudah merambah ke supermarket, toko serba ada (Toserba), warung serba ada (Waserba) atau pun di Mall.
                            PERTANIAN
        Pertanian Wilayah Karangtawang cocok untuk pengembangan agrobisnis, terutama padi dan palawija. Tanahnya yang subur, dan akses air yang melimpah menjadi keunggulan yang bisa dimanfaatkan. Untuk perikanan juga cocok, karena air mengalir sepanjang musim baik musim hujan maupun musim kemarau. Makanya tidak salah jika di kampung Jatinunggal didirikan pusat pembenihan ikan atau lebih dikenal dengan BBI (Balai Benih Ikan). Peternakan ayam buras juga berkembang dengan baik terutama di kampung Jatinunggal dan kampung Pasawahan, letaknya di pinggiran kampung sehingga tidak mengganggu pemukiman penduduk. Selain itu Peternakan kambing juga mulai bergeliat, terutama untuk memenuhi permintaan menjelang hari Raya Kurban (Idul Adha), tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa Karangtawang tetapi juga di jual ke daerah lain.
                              PERKEBUNAN
 Perkebunan kurang mendapat perhatian yang serius dari masyarakat. Kebun-kebun terletak jauh dari perkampungan, ada pun kebun yang di dalam kampung jumlahnya tinggal sedikit, tergusur oleh pembangunan perumahan warga yang semakin tinggi. Sehingga porsentase kebun dari seluruh wilayah desa diperkirakan telah menyusut sampai 10%. Hasil perkebunan yang biasanya dibudidayakan kebanyakan dari jenis buah-buahan seperti:pisang, mangga, pepaya, rambutan, nangka, jambu, kelapa dan juga melinjo.
                                DEMOGRAFI
 Desa Karangtawang dikenal sebagai desa santri karena banyak terdapat pondok pesantren dan penduduknya dikenal sangat religius. Penduduk desa Karangtawang berjumlah 4.214 orang, terdiri dari: 2.082 orang laki-laki 2.132 orang perempuan Hampir 100% warga Karangtawang adalah suku Sunda, dan menggunakan bahasa Sunda dalam berkomunikasi sehari-hari. Agama yang dianut adalah Islam. Pengaruh NU (Nahdatul Ulama) sangat terasa karena ulama-ulama (kiyai) yang ada di Karangtawang merupakan pentolan NU. Terdapat sebuah mesjid jami yaitu mesjid Nurul Islam dan 18 buah langgar/musholla(tajug). Di mesjid Nurul Islam terdapat sebuah bedug yang berusia lebih dari 300 tahun, mengingat bedug tersebut sudah kuno sebuah museum di Bandung pernah mengemukakan niatnya untuk memiliki bedug tersebut, namun ditolak oleh masyarakar Karangtawang. Bedug tersebut terbuat dari satu gelondongan pohon utuh dan sudah ada sejak abad ke 17.
                        MATA PENCAHARIAN
            Kebanyakan penduduk Karangtawang bekerja sebagai petani sekitar 70%, lainnya bekerja di sektor jasa seperti PNS, Pedagang, TNI, dokter, wiraswasta dan sebagainya. Penduduk desa Karangtawang banyak juga yang berurbanisasi ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Kebanyakan mereka bekerja sebagai buruh pabrik dan pedagang. Daganganya pun hampir sama yaitu buah dingin, bubur kacang hijau, atau rokok. Ada pula yang pergi ke kota untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi seperti UI, UNPAD,UNSOED, UPI, STAN, UGM dan sebagainya. Banyak pula penduduk desa Karangtawang yang bekerja ke luar negeri seperti ke Arab Saudi, Malaysia, Korea Selatan dan Jepang. Kebanyakan mereka bekerja di sektor informal seperti pembantu rumah tangga dan sopir, namun ada pula yang bekerja sebagi buruh pabrik.
                      PENDIDIKAN
Pendidikan Formal Sarana dan Prasarana pendidikan sudah cukup lengkap untuk ukuran sebuah desa. Di Karangtawang fasilitas pendidikan dari PAUD, TK sampai MA tersedia. PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) PAUD biasanya diadakan dengan bimbingan Ibu-ibu PKK, dan diikuti oleh anak-anak pra-sekolah dibawah 5 tahun (terletak di kampung Jatinunggal). Untuk TK terdapat sebuah TK yaitu: TK YASPIKA (Yayasan Pendidikan Islam Karangtawang). Untuk jenjang Sekolah dasar di tiap kampung memiliki SD masing-masing diantaranya: SDN Karangtawang I (terletak di kampung Pasawahan) SDN Karangtawang II (terletak di kampung Babakan) SDN Karangtawang III (terletak di kampung Jatinunggal) Satu Madrasah Tsanawiyah di kampung Jatinunggal yaitu : MTs YASPIKA (Yayasan Pendidikan Islam Karangtawang) dan untuk Sekolah Menengah Kejuruan terletak di kampung Pasawahan yaitu: SMK Darul Ulum
                  PENDIDIKAN NON FORMAL
 Pendidikan Non Formal di desa Karangtawang dalam bentuk Pondok Pesantren di kampung Pasawahan seperti Pondok Pesantren Darul Ulum, Al-Amin, dan Al Abshori serta ada juga dalam bentuk Majelis Ta'lim. Majelis Ta'lim biasanya diikuti oleh ibu-ibu di mesjid Nurul Islam atau digilir ke tiap musholla (tajug) dan untuk bapak-bapak juga ada kajian keagamaan setiap malam senin di mesjid Nurul Islam. Hampir semua ibu-ibu juga setiap malam Jumat mengadakan pengajian Yasin sambil Arisan bergilir di tiap rumah anggotanya.               
                   KESENIAN
 Jenis seni yang berkembang di desa Karangtawang yaitu seni Pencak silat pusatnya di kampung Jatinunggal, biasanya di pentaskan pada event-event tertentu seperti pada pentas seni malam Halal bi halal setiap tahun sehabis Hari Raya Idul Fitri. Selain itu terdapat seni musik tradisional Genjring yaitu sejenis tabuhan rebana dengan ukuran besar diiringi dengan sebuah bedug yang biasanya dimainkan untuk membangunkan penduduk saat sahur di bulan Ramadhan.
                   ADAT ISTIADAT
1.Tutulak Hajat Tutulak yaitu upacara tolak bala yang diadakan di tiap perempatan jalan kampung, diadakan pada waktu-waktu tertentu seperti apabila terjadi kemalangan/bencana atau sebagai ungkapan rasa syukur atas keselamatan agar terhindar dari musibah dan panen yang melimpah. Upacara dipimpin oleh tetua kampung atau alim ulama dengan memanjatkan puji-pujian kepada Allah SWT diikuti oleh semua komponen masyarakat, tua dan muda sampai anak-anak. Setiap kepala keluarga mengumpulkan makanan seperti nasi tumpeng, nasi kuning, buah-buahan, kue-kue dan berbagai lauk pauk untuk di kumpulkan dan dipajang memanjang di perempatan jalan kampung. Di akhir acara semua makanan dibagikan kembali kepada masyarakat dengan rata.
2. Muludan
     Muludan atau di daerah lain dikenal dengan peringatan Maulid Nabi, yaitu acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW diadakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal tahun hijriyah. Peringatan dimulai dari tanggal 1 Maulid atau setiap malam jumat dengan pembacaan deba (shalawat kepada Nabi) di langgar-langgar setelah salat maghrib sampai bulan Mulud berakhir. Di desa Karangtawang juga Muludan biasanya diperingati di masjid Nurul Islam dan di mushalla-mushalla (tajug)) di tiap kampung.
3. Rajaban
    Rajaban atau di daerah lain dikenal dengan peringatan Isra Miraj, yaitu acara peringatan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Jerusalem,serta perjalanan nabi ke langit ke tujuh. Peringatan ini diadakan setiap tanggal 27 Rajab tahun hijriyah. Di desa Karangtawang biasanya diperingati di masjid Nurul Islam dan di tiap mushalla (tajug)) di tiap kampung dan juga di beberapa rumah warga.
4. Tahlilan
    Tahlilan adalah acara untuk mendoakan arwah orang yang sudah meninggal dunia, biasanya diadakan di rumah duka sampai hari ke-tujuh. Tahlilan dipimpin oleh seorang ulama dengan membaca surat Yasin dan puji-pujian kepada Allah SWT agar arwah yang bersangkutan diterima di sisi-Nya.
5. Tujuh bulanan
     Tujuh bulanan adalah acara untuk memperingati umur kehamilan sang Ibu yang sudah menginjak usia 7 bulan. Usia 7 bulan adalah periode dimana ruh ditiupkan pada raga sang bayi sehingga acara ini dilakukan untuk mendoakan aga san jabang bayi bisa lahir dengan selamat. 6.Akikahan
    Akikahan adalah acara pemotongan hewan kambing karena lahirnya seorang anak, untuk laki-laki kambing yang disembelih 2 ekor sedangkan untuk perempuan kambing yang di sembelih satu ekor.
7. Hajatan
    Hajatan diadakan ketika ada warga yang menikah atau dikhitan. Untuk pernikahan biasanya hajatan diadakan di rumah mempelai wanita. Dalam acara hajatan ini biasanya diadakan berbagai macam hiburan seperti Jaipongan, Dangdut, organ tunggal, layar tancep, degung, shalawatan dan sebagainya.
                          OLAHRAGA
Fasilitas olahraga yang ada di desa Karangtawang antara lain lapangan sepak bola di kampung Pasawahan, lapangan bola volley di tiap kampung dan juga lapangan badminton di gedung serba guna desa Karangtawang. Untuk sepak bola, dahulu ada turnamen rutin Masud cup antara tiga desa yaitu Karangtawang, Winduhaji dan Windusengkahan yang diadakan di lapangan Windusengkahan. 
                                          TOKOH
1. Prof. Dr. H. Edi Suhardi Ekadjati
2. KH.M. Kholil F. Anwar
                           MEDIA
       Radio Di desa Karangtawang tepatnya di kampung Jatinunggal terdapat stasiun radio yaitu Astia FM. Akses
                          TRANSFORTASI
 Untuk mencapai desa Karangtawang dari pusat kota Kuningan tidaklah sulit. Jaraknya dari kota Kuningan kurang lebih 4 km. Desa Karangtawang dilewati kendaraan dari arah kota Kuningan ke daerah timur seperti Garawangi, Maleber dan Ciniru. Ada dua angkutan umum yang melewati jalan raya Karangtawang yaitu: Angkot 07 Jurusan Pasar baru- Lengkong Angkot 08 Jurusan Cirendang- Lengkong
        
                                SUMBER WIKIPEDIA ENSIKLOPEDIA BEBAS

Rabu, 19 Desember 2012

TENTANG KURIKULUM 2013



Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 1) Posted Thu, 12/06/2012 - 11:10 by sidiknas Tempat : Ruang kerja Mendikbud, Gedung A Kompleks Kemdikbud Senayan Jakarta Hari : Rabu, 5 Desember 2012
 Pertanyaan : Bagaimana pengembangan Kurikulum 2013 ini?
Mendikbud : Pengembangan kurikulum ini sudah ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014. Artinya apa? Kalau ada suatu dokumen RPJMN 2010-2014, ini artinya disusun tahun 2009, berarti 2009 sudah dievaluasi, 2010-2014 harus ada penataan kurikulum. Ini perintah RPJMN. Dari sisi arah, sangat-sangat jelas. Arahnya adalah peningkatan kompetensi yang seimbang antara sikap (attitude), ketrampilan (skill), dan pengetahuan (knowledge). Tiga ini harus dimiliki. Yang dirisaukan orang bahwa anak-anak kita hanya memiliki kognitif saja, ini yang kita jawab. Kompetensi nantinya bukan urusan kognitif saja namun ada sikap, dan ketrampilan. Kompetensi ini didukung 4 pilar yaitu : produktif, kreatif, inovatif, dan afektif. Meskipun inovatif ini gabungan sifat produktif dan kreatif, namun kita taruh berdiri sendiri saja. Kalau seseorang produktif dan kreatif, tidak serta merta menjadi inovatif, tapi inovatif ini hanya bisa dibentuk kalau ada dua hal tersebut. Kalau ada beras ada ikan belum tentu otomatis bisa dimakan,tapi kalau tidak ada beras tidak ada ikan otomatis tidak ada yang bisa dimakan. Syaratnya ada beras, ada ikan. Tentang afektif ini, kita ini rindu dengan kekuatan-kekuatan moralitas, sentuhan seni. Tentu saja dibingkai dengan ke-Indonesia-an. Ini sesuatu yang baru, uji publik kurikulum. Sebelumnya tidak pernah ada uji publik. Jadi ini kita lempar ke publik. Tujuannya apa? pertama supaya publik tahu akan ada kurikulum baru, kedua publik dapat berpartisipasi sehingga ada rasa memiliki atau self-belonging. Dalam partisipasi ini siapa saja boleh memberi pandangan. Oleh karena itu paling gampang kita masukkan dalam web kita http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id. Apakah yang disentuh cuma mata pelajaran? Tentu saja tidak. Kalau kita bicara kurikulum, kita harus bicara 4 hal, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian. Proses ini berarti metodologi, atau pendekatan. Itu kurikulum keempat-empatnya, mata pelajaran hanya satu aspek saja, termasuk buku cuma satu aspek saja. Yang pertama kita garap dalam penyusunan kurikulum adalah kompentensi apa yang akan kita capai. Anak kelas I SD diharapkan bisa apa, kelas V bisa apa, itu yang pertama ditentukan. Untuk ke situ apa yang harus dilakukan? Setelah kompetensi ditentukan, prosesnya harus ditentukan. Setelah itu cara evaluasinya harus ada, apakah sudah tercapai atau belum. Jadi perlu standar penilaian. Jadi mata pelajaran itu sesuatu yang kecil saja, suatu akibat saja. Apa bedanya kurikulum yang dulu dengan yang sekarang? Kurikulum yang lama pun ada standar kompetensi, ada isinya, proses, dan penilaian. Dari situ kita review semua, sejak 2011 sudah kita review. Ketika ramai-ramainya PPKN, kita pelajari semua. Pendekatannya kita ubah. Kalau dulu mata pelajaran dulu ditetapkan, baru kompetensinya, sekarang kita ubah, kompetensinya dulu ditetapkan, baru menyusul mata pelajarannya. Pendekatannya adalah scientific-approach, atau pendekatan ilmiah
.
 Pertanyaan : Mengapa kurikulum harus berubah? Mendikbud : Yang paling mendasar, adik-adik kita didik ini untuk apa? Yang paling utama kan untuk mereka sendiri, yang nantinya akan kembali untuk keluarga, bangsa, dan negara. Kapan itu? kalau anak sekolah sekarang, itu bukan untuk sekarang. Agar mereka bisa hidup untuk nanti. Jaman itu nanti berubah, jadi harus dimulai dari sekarang. Kalau kita tidak berubah kita akan menghasilkan generasi yang usang. Generasi yang akan menjadi beban, dan juga tidak terserap di dunia kerja.

 Pertanyaan : Bagaimana tentang anggapan ganti menteri ganti kurikulum? Mendikbud : Saya dihadapkan pada 2 pilihan: Apakah mempertahankan tidak usah ganti kurikulum biar ga dibilang ganti menteri ganti kurikulum, atau kedua tidak apa-apa ganti kurikulum asal ada landasan. Saya memilih yang kedua, ganti kurikulum nggak apa-apa asal punya pijakan. Kalau ini dilakukan, saya yakin kurikulum ini tidak akan berubah dalam 4 atau 5 tahun. Kembali ke 4 pilar di atas, penelitian menunjukkan bahwa kreativitas bisa dibangun melalui pendidikan. Penelitian ini masih relatif baru, tahun 2011. Penelitian ini menunjukkan 2/3 kreatifitas diperoleh melalui pendidikan, sedangkan 1/3 karena genetik. Bagaimana menumbuhkan kreatifitas? Anak-anak kita ajari mengamati. Manfaatkan indrawi untuk melihat fenomena. Tidak hanya mengamati, tetapi kita dorong untuk bertanya. Tidak hanya bertanya, tetapi harus sampai ke menalar. Dan nanti sampai ke mencoba, sampai ke eksperimen. Makanya prosesnya kita ubah. Karena prosesnya berubah, makanya jam pelajarannya bertambah. Obyek pembelajarannya adalah fenomena alam, fenomena sosial, fenomena budaya. Belajar apa saja, obyeknya pasti tiga hal tersebut. Pendekatannya kita gunakan tematik-integratif. Anak-anak kecil itu kan belum bisa berfikir spesialis. Karena spesialis itu memerlukan basic yang kuat, makanya dari awal anak-anak kita ajari berfikir utuh. Generik, tapi generik-nya kita perkuat. Tidak pelajaran-pelajaran satu-satu. Tidak boleh anak-anak kecil itu kita ajari spesialis. Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 2) Posted Thu, 12/06/2012 - 13:22 by sidiknas Pertanyaan : Bagaimana tentang uji publik kurikulum 2013 ini? Mendikbud : Ini sesuatu yang baru, uji publik kurikulum. Sebelumnya tidak pernah ada uji publik. Jadi ini kita lempar ke publik. Tujuannya apa? pertama supaya publik tahu akan ada kurikulum baru, kedua publik dapat berpartisipasi sehingga ada rasa memiliki atau self-belonging. Dalam partisipasi ini siapa saja boleh memberi pandangan. Oleh karena itu paling gampang kita masukkan dalam web kita http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id. Uji publik jalan terus ini. Secara umum tidak ada itu yang menolak. Rata-rata menyambut baik. Tujuan uji publik itu kan untuk penyempurnaan. Makanya bahannya kita upload, supaya publik mempelajari terlebih dahulu. Kalau ada yang komentar mata pelajaran kita kurang fokus, coba pelajari dahulu. Waktu uji publik yang 3 minggu ini cukup. Tentang memilah masukan, itu teknis sekali. Akan dikelompokkan tentang kurikulum dan tentang implementasi kurikulum. Tentang kurikulum itu sendiri kan terdiri dari kompetensi lulusan, isi, proses, dan penilaian. Kira-kira dari 4 itu mana yang perlu ditambahkan. Dari masukan yang banyak tersebut, oleh tim pakar akan di-review. Tentu saja tidak semua masukan kita terima, kalau semua masukan kita terima itu berarti nggak mikir. Pertanyaan : Bagaimana tentang kesiapan guru? Mendikbud : Ujung tombaknya guru? Benar. Bagaimana jika guru belum siap? Kita siapkan! Dalam manajemen Pareto, itu kan ada prioritas, mencari mana lebih prioritas. Makanya kita prioritaskan mana yang penting terlebih dahulu. Implementasinya, kita siapkan skenario pentahapan. Tahapnya bisa kelas 1 SD, 4 SD, kelas 7, kelas 10 terlebih dahulu. Kalau itu kita lakukan, guru yang harus dilatih tidak sejumlah total guru, yang 3 juta. Misal guru SD saja 1,6 juta, yang kita latih sepertiga dari 1,6 juta itu, dikurangi guru agama, guru Pendidikan Jasmani, jadi cuma sekitar 300 ribu, itu masuk akal. Kita setiap tahun mengadakan sertifikasi sekitar 300 ribu. Pertanyaan : Apakah bukunya berubah? Mendikbud : Konsekuensi bukunya berubah. Apa tidak boleh mengadakan buku? Ya tentu harus! Asalnya yang penting: 1. Jangan dibebankan kepasa siswa atau orang tua siswa; 2. Di dalam pelaksanaannya pengadaan buku harus bisa dipertanggungjawabkan, transparan saja. Buku masternya kita siapkan, jadi bisa diuji isinya benar atau salah. Kemudian kita tender-kan, terbuka. Dan siapapun bisa mengawasi. Dananya bisa dari dana alokasi khusus (DAK), yang memang tiap tahun ada DAK pengadaan buku. Dan juga dari anggaran kita sendiri. Estimasinya kita belum tahu. Berapapun anggarannya, mau 100 milyar 100 trilyun, asal bisa dipertanggungjawabkan tidak masalah. Pertanyaan : Seperti apa pengajaran tematik-integratif? Mendikbud : Misalnya guru menetapkan tema pelajaran hari tentang gunung, tentang diriku, tentang lingkunganku. Tema itu bisa berhari-hari diajarkan. Dalam tema itu ada Bahasa Indonesia, ada Matematika diintegrasikan. Contoh temanya sungai. Guru menceritakan tentang sungai dengan Bahasa Indonesia, diperkenalkan kosa kata tentang sungai, air, dan lain-lain. Kemudian ditanyakan, air di sungai itu mengalir atau tidak? kenapa? Di situ diperkenalkan ilmu pengetahuan alam. Bisa juga dikaitkan dengan budaya, bahwa di Bali dikenal ada Subak, tentang budaya pembagian air. Air bisa digunakan untuk pembangkit listrik. Jadi pembelajaran itu bisa hidup.

GURU BERSERTIFIKAT AKAN DI EVALUASI

Evaluasi Guru Bersertifikasi

Oleh Prof. Suyanto, Ph.D


Guru yang saat ini sudah memegang sertifikat pendidik akan segera dievaluasi. Demikian rencana pemerintah dalam kerangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara terus menerus. Pendidikan dalam prosesnya akan menghasilkan outcome yang final. Artinya, sekali satuan pendidikan memberikan tanda tamat belajar kepada siswa ya itulah hasil akhir dari proses yang ditawarkan sekolah dan dibeli oleh siswa. Jadi, kalau terjadi kesalahan dalam proses pendidikan yang diakibatkan oleh tidak dimilikinya kompetensi oleh guru, maka tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki outcome dari sebuah proses pendidikan oleh satuan pendidikan itu sendiri. 

Kalau saja guru mengajarkan konsep, pengetahuan, ilmu, maupun sistem nilai yang salah kepada siswa, maka setelah seorang siswa lulus dari sekolahnya semua bentuk kesalahan itu akan dibawa serta oleh para lulusan kemana saja dia hidup dan mengabdi. Oleh karena itu guru harus benar-benar profesional, menguasai kompetensi profesi, akademik, sosial, maupun kompetensi pribadi. 

Sungguh sangat beda dalam industri barang yang besifat massif juga, seperti dalam industri otomotif. Jika ada produk mobil yang ternyata salah, maka produsennya dengan mudah pasang pengumuman agar semua pembeli merk mobil yang dibuat pada tahun tertentu datang lagi ke semua agen penjualannya untuk dibetulkan kesalahannya. Lalu bagaimana dalam dunia pendidikan formal persekolahan? Sangat tidak mungkin dan sangat tidak bisa untuk memanggil kembali semua lulusannya untuk dilakukan perbaikan konsep, pengetahuan, keilmuan, maupun tata nilai yang sudah terlanjur mereka terima secara salah dari guru-guru mereka. Itulah sebabnya guru memang sedapat mungkin tidak mengajarkan sedikitpun sesuatu hal yang salah pada siswanya. Oleh karena itu para guru kita yang saat ini telah memagang sertifikat pendidik yang jumlahnya telah mencapai 1.020.000 di jenjang pendidikan dasar dan menengah, perlu meningkatkan dirinya sebagai guru profesional dari hari ke hari tanpa henti. Mengapa begitu? Karena ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini melaju amat sangat cepat. 

Tiga puluh tahun lalu suatu ilmu pengetahuan berkembang memerlukan waktu puluhan tahun. Saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang berlipat hanya memerlukan waktu dalam kurun bulan saja. Kalau saja guru guru kita yang telah memegang sertifikat profesi tidak dilihat secara periodik kompetensinya, sulit diketahui dan dicegah apakah guru kita memang telah menjalankan proses pembelajaran secara profesional di kelasnya masing-masing, sehingga tidak memberi bekal yang keliru baik secara pedagagis maupun akademik kepada para siswanya setelah lulus nanti. 

Mengapa harus dievaluasi? Apakah tidak pantas dipercaya mereka para guru yang telah mendapatkan sertifikat pendidik? Persoalannya bukan percaya tidak percaya, tetapi persmasalahnnya lebih terletak pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu mengikuti prinsip deret ukur, sedang peningkatan kompetensi para guru bisa dipastikan hanya bisa berjalan sesuai prinsip deret hitung. Di samping itu, saat ini pembangunan pendidikan kita memusatkan pada kebijakan peningkatan mutu layanan. 

Jika saja para guru yang telah disertifikasi itu tidak berdampak pada mutu layanan, apa kata dunia pada sektor pendidikan kita? Di negara maju semua profesional juga selalu dievaluasi secara periodik. Seorang mekanik saja, di Amerika Serikat, harus lulus uji sertifikasi setiap lima tahun sekali. Kalau tidak lulus, maka ijin bengkelnya dicabut. Begitu juga seorang dokter, setiap lima tahun sekali harus menjalani uji kompetensi. Kalau tidak lulus mereka di-grounded, tidak bisa prektek kedakteran lagi. 

Bagaimana semangat eavaluasi para guru bersertifikat pendidik? Tentu tidak ada niatan untuk memutuskan kegiatan mengajar mereka di dunia pendidikan, terlebih lebih memutuskan tunjangan profesinya. Tujuan utamanya ialah agar para guru profesional kita sadar bahwa continues professional development tetap dilakukan secara terus menerus. 

Ada gejala bagi guru yang telah bersertifikasi tidak mau lagi meningkatkan kompetensi profesi mereka. Jika diminta untuk mengikuti seminar akademik saja mereka oagah-ogahan lantaran telah memiliki sertifikat pendidik. Di samping itu, pemerintah memang sudah luar biasa memberikan berbagai tunjangan kepada para guru k

ita. Paling tidak tahun ini di jenjang pendidikan dasar saja talah mencapai 30 trilyun rupiah untuk membayar berbagai tunjangan guru. Oleh karena itu wajar kalau kompetensi mereka dipetakan melalui sebuah evaluasi kompetensi. Semoga begitu.



Prof. Suyanto, Ph.D., Plt. Dirjen Pendidikan Dasar Kemdikbud.





BAHAYA NARKOBA

Bahaya Narkoba Bagi Remaja

Februari 27th, 2012 | Posted by Sudarianto in Pencegahan
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.
Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.
Dampak bahaya Penyalahgunaan Narkoba :
Dampak Fisik :
1.Gangguan pada sistem saraf (neorologis) : kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi.
2.Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) : infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah.
3.Gangguan pada kulit (dermatologis) : penanahan, bekas suntikan dan alergi.
4.Gangguan pada paru-paru (pulmoner) : penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup.
5.Dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.
Dampak psikologis :
Berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang di inginkan, ketergantungan / selalu membutuhkan obat.
Dampak sosial dan ekonomi : Selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan & hukum.
Ciri-ciri penyalahguna Narkoba :
1. Perubahan fisik dan lingkungan sehar-hari : jalan sempoyongan; penampilan dunguk; bicara tidak jelas; mata merah; kurus dan nyeri tulang.
2. Perubahan psikologis :gelisah, bingung, apatis, suka menghayal, dan linglung.
3. Perubahan prilaku sosial :menghindari kontak mata langsung; suka melawan; mudah tersinggung; ditemukan obat2an, jarum suntik dalam kamar/ tas; suka berbohong; suka bolos sekolah; malas belajar, suka mengurung diri di kamar.

PEMIMPIN SUKSES

Photobucket RAHASIA PEMIMPIN SUKSES Eleanor Roosevelt pernah berkata, “seorang pemimpin yang baik menginspirasi orang-orang untuk memiliki kepercayaan diri dalam diri mereka.” Tapi, menjadi seorang pemimpin yang baik tidaklah mudah. Keberhasilan membawa tim melewati naik turunnya gelombang dalam sebuah bisnis bisa menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh pemilik perusahaan. Kepemimpinan adalah salah satu area yang banyak diabaikan oleh entreprenur. “Anda bekerja keras untuk mengembangkan produk Anda, Anda berjuang untuk menyelesaikan masalah finansial di perusahaan Anda, Anda mempromosikan bisnis Anda, tapi Anda tidak mempertimbangkan masalah kepemimpinan dan bagaimana mencari staff-staff terbaik.” Kata John Maxwell, penulis buku kepemimpinan handal. Ternyata, kemampuan dan bakat kepemimpinan penting untuk memimpin tim Anda ke arah yang benar, dan siapa saja yang memiliki kemampuan itu bisa mengembangkan tim.
 Disini dijelaskan 10 tips rahasia menjadi pemimpin yang sukses

ANAK KREATIF

Photobucket 10 Cara Agar Anak Berprestasi di Sekolah Orang tua adalah Guru pertama dan paling penting bagi anak-anak. Pentingnya peran orang tua berpengaruh pada prestasi akademik, perkembangan fisik, kemampan sosial dan pembangunan moral anak yang juga berimbas pada motivasi anak belajar. Orang tua yang sangat antusias melakukan banyak hal untuk sang anak dapat membuat anak menjadi sukses di sekolah. Jadi, janganlah menjadi orang tua yang sekedar menyuruh anak melakukan sesuatu. Berikut beberapa saran yang akan membantu para orang tua memberdayakan anak melakukan yang terbaik dalam hidupnya.
 1. Menjaga komitmen terhadap diri sendiri juga menjadi dasar pendidikan anak. Kerapkali, orang tua melimpahkan tanggung jawab akan pendidikan anak kepada Guru di sekolah. Tak peduli bagaimana orang tua terpuaskan dengan Guru maupun sistem sekolah, praktek ini tidak dapat dibenarkan. Tetaplah terlibat, orang tua perlu tahu proses yang sedang berjalan pada anak.
 2. Jadikan kebiasaan mengekspresikan dengan pujian maupun kritik ketika anak telah melakukan upaya keras, serius belajar di sekolah dan mencapai banyak hal akademis. Orang tua juga dapat menjelaskan keuntungan yang didapat dari belajar, seperti, menaikkan kebanggaan dan kepercayaan diri anak, mendapatka peluang pekerjaan yang lebih baik, dan mendapat peluang lebih baik dalam partisipasi hubungan sosial.
 3. Buat semacam kebijakan dalam rumah dengan anak-anak. Misal, tidak ada televisi maupun tak boleh bermain sampai tugas sekolah selesai, dan sebagainya. Diskusikan isu-isu ini dengan anak sehingga jelas mengenai tugas belajar di rumah.
 4. Berikan area belajar yang cukup tenang dan kondusif. Jika perlu, tambahkan sebuah area khusus dengan meja, rak buku dan beberapa perangkat lain sehingga anak terpacu untuk belajar. Selain itu, anak juga akan menangkap pesan jika Anda menekankan pekerjaan sekolah anak adalah prioritas yang sangat penting.
 5. Semangati anak untuk menyelesaikan pekerjaan sekolahnya namun tetap upayakan anak mengerjakannya secara independen. Berikan pertolongan hanya saat sangat diperlukan saja. Memberi terlalu banyak pertolongan dapat membuat anak terlalu bergantung pada Anda. Sementara tak memberi bantuan sama sekali juga membuat anak frustasi. Tetaplah berikan porsi seimbang untuk memberikan latihan dan porsi tanggung jawab pada anak
. 6. Berikan perhatian yang cukup ketika Guru maupun sekolah tempat anak belajar mengirimkan laporan ke rumah. Jadikan ini tetap pada prioritas Anda.
 7. Diskusikan kegiatan, kejadian, dan hal-hal yang diikuti sang anak di sekolah dengan sesering mungkin.
 8. Pastikan anak cukup tidur setiap malam dan sarapan dengan makanan bernutrisi setiap pagi. Sudah banyak bukti, sarapan membuat siswa lebih berprestasi di sekolah daripada yang tidak.
 9. Anak tercukupi bekalnya setiap hari sehingga tak kelaparan saat di sekolah. Bagian terpenting dari proses sekolah adalah memastikan perut anak tidak kelaparan saat belajar di sekolah. Ini juga memastikan anak aman selama bepergian dari rumah ke sekolah dan kembali lagi ke rumah.
 10. Semangati anak untuk berolah raga sesering mungkin. Olah raga juga penting karena memberikan dampak pada otak. Olah raga sebelum jam belajar dimulai juga meningkatkan fokus dan perhatian anak.
                                   Laili / dari berbagai sumber

GURUKU SAHABATKU

Photobucket Guru Profesional dan Kreatif adalah Agen Perubahan Bangsa Tips menjadi guru yang disukai siswa Siapa yang tidak mau menjadi guru yang disukai siswa. Semua guru sepertinya mengharapkan ini. Tapi tahukah anda bahwa semakin minta disukai siswa semakin jauh kita dari kriteria guru yang layak disukai siswa? jika disukai siswa menjadi tujuan kita sebagai guru tidak ada yang namanya profesionalisme lagi, yang ada hanyalah menuruti apa yang siswa mau dan inginkan, bahkan bila yang diinginkan sudah keluar jalur kegiatan belajar dan mengajar. Menjadi guru yang disukai bukan perkara mudah tapi juga tidak sulit, saya pribadi pun masih dalam upaya untuk bisa disukai siswa. Namun tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Berikut ini adalah caranya. Tidak terlalu banyak melaksanakan metode ceramah Memberikan contoh kepada siswa apa yang ia ingin siswa lakukan. Jika anda sebagai guru berharap siswa anda hormat pada anda, silahkan terlebih dahulu menjaga harga diri siswa anda di kelas. Jika marah atau kecewa pada siswa, berbicara lah pada mereka dan bukan berteriak. berbagi senyum tulus pada semua siswa. Siswa yang dicap sebagai anak yang ‘bermasalah’ akan luntur dan akan menyukai anda jika anda berikan senyum pada mereka. Memotivasi siswa dengan cara memotivasi dan bukan menyindir. Menggunakan humor pada tempat dan saat yang tepat. Mudah diajak berteman oleh siswa dan bukan menjadi teman siswa. Mudah diajak berteman artinya anda pihak yang pasif dalam berkomunikasi namun tetap dengan cara yang profesional. Berusaha menjadi teman siswa hanya akan menyulitkan situasi anda dikemudian hari. Penyabar dan menganggap semua siswa sedang berproses. Hindari meneruskan warisan guru lain dengan melanjutkan cap yang sudah diterima oleh siswa tertentu. created sahabatku forum guru kreatif